Banten – PPI UNAS. Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI UNAS) mengadakan kegiatan inventarisasi keanekaragaman hayati di lingkungan Pesantren Pondok Pesantren Kun Karima La Tansa 3, Kabupaten Pandeglang pada 10 – 11 Oktober 2023. Program ini dijalankan sebagai bagian dari upaya penguatan program Ekopesantren, dengan tujuan untuk memberikan dukungan kepada pondok pesantren dalam memaksimalkan peran mereka dalam menjaga lingkungan dan mendukung program Ekopesantren yang tengah berjalan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi para santri tentang keanekaragaman hayati. Kegiatan tersebut
Jakarta, 2 Oktober 2023 – Pusat Pengajian Islam (PPI UNAS) dengan dukungan dari Kementerian Agama RI telah melanjutkan rangkaian Progam Ekopesantren yang telah berjalan. Kini, Program Ekopesantren telah memasuki tahap utama, yaitu “Pengisian Webtracking Ekopesantren,” yang akan dilaksanakan selama 59 hari, mulai dari tanggal 2 Oktober 2023 hingga 30 November 2023. Untuk memastikan kelancaran program ini, para perwakilan peserta program Ekopesantren diminta untuk segera mengakses laman webtracking Ekopesantren. Hal ini bertujuan untuk melakukan pengisian webtrackingEkopesantren dan mengunduh instrumen (borang) yang diperlukan. Instrumen dan informasi terkait program
Pada Senin, 4 September 2023, pukul 20.00 WIB, Kegiatan Massive Open Online Course (MOOC) Program Ekopesantren menggelar pertemuan ke-6 sekaligus webinar terakhir dalam rangkaian ini. Webinar ini menjadi sorotan utama karena menghadirkan Guru Besar Filsafat Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Prof. Dr. M. Amin Abdullah, sebagai pembicara utama dengan tema “Pesantren dan Gerakan Perubahan Lingkungan Hidup, Sejarah dan Harapan Masa Depan.” Acara ini dipandu oleh moderator berpengalaman, Dr. Fachruddin Mangunjaya. Dalam webinar yang dihadiri oleh ratusan peserta ini,
Pada Senin, 28 Agustus 2023, pukul 20.00 WIB, Kegiatan Massive Open Online Course (MOOC) Program Ekopesantren menggelar pertemuan ke-5 yang menyoroti isu krusial dalam lingkungan. Dalam pembahasan bertema “Memahami Krisis Ekologis di Dunia Muslim dan Peran Umat Islam”, Ketua Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI UNAS), Dr. Fachruddin Majeri Mangunjaya, tampil sebagai narasumber. Tak kalah menarik, moderator acara ini adalah sosok yang tak asing lagi dengan dunia advokasi lingkungan, Nana Firman. Meski berasal dari Indonesia, kini Nana Firman menjalani perjuangannya di
Pada Senin, 21 Agustus 2023, pukul 20.00 WIB, Kegiatan Massive Open Online Course (MOOC) Program Ekopesantren kembali dengan pertemuan ke-4 yang menawarkan pembahasan yang mendalam dan inspiratif. Kali ini, agenda utama pertemuan ini akan mengupas tema “Islamic Ethics for Environment”. Narasumber yang mengisi acara ini adalah Profesor Ibrahim Ozdemir, seorang profesor terkemuka di bidang filsafat dari Uskudar University di Istanbul, Turki. Profesor Ozdemir yang memiliki keahlian dalam filsafat dan pandangan mendalam dalam etika Islam menjadikannya sosok yang tepat untuk menjelajahi
Pada Senin, 14 Agustus 2023, pukul 20.00 WIB, Kegiatan Massive Open Online Course (MOOC) Program Ekopesantren menggelar pertemuan ke-3 yang mengundang perhatian para peserta dengan agenda utama pembahasan penerapan Ekopesantren. Acara yang dipandu melalui platform daring ini akan menghadirkan Bapak Edy Hendras Wahyono, Project Manager Ekopesantren, sebagai pembicara utama. Dalam sesi pertemuan ini, Bapak Edy Hendras memaparkan berbagai aspek yang terkait dengan Program Ekopesantren. Sebagai pengelola program, ia membahas sepuluh program utama yang menjadi fokus program ini. Program-program tersebut mencakup berbagai
Pada Senin, 7 Agustus 2023, pukul 20.00 WIB, Kegiatan Massive Open Online Course (MOOC) Program Ekopesantren menggelar pertemuan ke-2 dengan agenda utama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, M.A. Ustadz Muchlis adalah Direktur Majelis Hukama Al Muslimin Indonesia dan memiliki latar belakang pendidikan di bidang Ilmu Tafsir dan ilmu-ilmu Alquran dari Universitas Al Azhar Kairo. Kegiatan ini dipandu oleh Bapak Dr. Hendra Maujana Saragih, S.IP., M.Si. sebagai moderator. Ustadz Muchlis Hanafi memaparkan tema yang menarik, yakni “Membumikan Al
Pengembangan biogas untuk mencukupi kebutuhan gas atau api, untuk kebutuhan daurr dan kebutuhan pupuk untuk petani. Energi baru terbarukan, energi yang tidak akan habis, ramah lingkungan dan Indonesia kaya akan sumber daya alam. Energi minyak bumi, suatu saat akan habis, Batubara, selain merusak alam, juga sebagai pencemar lingkungan. Ketika ada tawaran untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat di perdesaan, kami selalu mengusulkan dan memasukkan program pembangunan biogas, yang merupakan energi baru terbarukan di mana bahan bakunya sangat melimpah. Tak hanya kotoran ternak sapi atau
Tidak Cuma Saleh, Santri Juga Harus “Salih”:Etika Lingkungan dalam Refleksi K.H. Habib Abdus Syakur Pada tahun 2021, Indonesia tercatat sebagai negara produsen sampah plastik terbanyak keempat di dunia. Bahkan, menurut salah satu penelitian terkini yang dimuat di IOPscience, Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik yang dibuang ke laut terbesar ke-2 setelah Cina. Data-data tersebut makin menguatkan temuan Kementerian Kesehatan pada 2018 yang mencatat rendahnya kesadaran masyarakat Indonesia akan kebersihan. Tentu saja ini bukanlah prestasi yang patut dibanggakan, apalagi
Pondok Pesantren Annuqayyah, adalah salah satu pesantren legendaris, yang mendapatkan Penghargaan Kalpataru tahun 1980-an, untuk kepeloporan pengelolaan Lingkungan Hidup. Sebagian pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk Guluk, Sumenep Madura. Tgl 13 -15 April /23-25 Ramadhan 2023M/1444H Ketua PPI Unas bersilaturahim ke Pulau Madura. Pertama mengadiri Undangan Panitia Ramadhan for Earth yang diadakan oleh Ummah for Earth dan Pemuda Muhammadiyah di Bangkalan Madura. Dalam even itu Dr Fachruddin diminta untuk memaparkan tentang materi bukunya yang berjudul Generasi Terakhir. Aktifisme Dunia Muslim dalam Menjaga









