Yogyakarta, 15 November 2022 – Usai menggelar pelatihan sebelumnya di Medan dan Bandung bulan Oktober lalu, Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI Unas) kembali mengadakan lokakarya penguatan program ekopesantren di Yogyakarta selama dua hari pada Senin dan Selasa, 14 – 15 November 2022. Pelatihan yang berlangsung secara daring dan tatap muka ini dihadiri delapan belas peserta yang mewakili pondok pesantren di wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Dr. Hendra Maujana Saragih, S.I.P., M.Si. membuka lokakarya, mewakili Ketua PPI Unas. Sementara
Jakarta (UNAS) – Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI UNAS) meluncurkan e-book mengenai perubahan iklim yang berjudul “Generasi Terakhir” pada Senin, 14 November 2022. Ditulis oleh Dr. Fachruddin Mangunjaya, e-book ini memiliki dua versi bahasa, yaitu Arab dan Inggris. E-book “Generasi Terakhir” memuat perjalanan dua puluh tahun aktivisme dunia Muslim dalam mencegah perubahan iklim dan kepunahan lingkungan hidup. E-book ini berisi parameter-parameter petunjuk Al-Quran tentang bagaimana sebaiknya umat manusia memuliakan ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Oleh karena itu, e-book “Generasi
SOLO (PPI UNAS) – Untuk mendukung kegiatan kolaborasi penelitian program ekopesantren, Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI Unas) menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) dengan Laboratorium Sosial Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) pada hari Selasa (8/11/ 2022 di Surakarta. Dr Fachruddin Mangunjaya dari PPI Unas dan Haryani Saptaningtyas, S.P., M.Sc., Ph.D dari UNS menandatangani MoU tersebut. Disaksikan oleh Dekan Pasca Sarjana UNS, Prof. Dr. Sutarno, MSc. Beliau berharap MoU ini menjadi implementasi yang baik pengembangan pendekatan multi-disiplin di Sekolah Pasca Sarjana
JAKARTA (PPI UNAS)—Program Ekopesantren akan mendapatkan kesempatan untuk dipaparkan di arena Conference of Parties (COP) 27, konferensi iklim global di Sharm El Shaikh, Mesir. “Ini adalah sebuah kehormatan untuk dapat mengangkat peran dan kegiatan pesantren dan lingkungan hidup, terutama perubahan iklim di arena international,” ujar Dr. Fachruddin Mangunjaya. LIVE di Pavilion Indonesia Pemaparan tersebut berjudul Ekopesantren Program for Climate Change Actions, bersama dengan narasumber lainnya, yaitu Dr. Hayu Prabowo dari MUI, Hening Parlan, dari Aisyah Muhammadiyah dan Janes Sinaga dari Perkumpulan Elang. Kunjungi
JAKARTA –Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (Unas), Jakarta meluncurkan Program Ekopesantren yang bertujuan untuk mengintegrasikan ajaran Islam dan ilmu pengetahuan (science) terkait alam dan lingkungan dalam sistem pendidikan dan kegiatan di pondok pesantren. Program ini mendapat dukungan dari Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kementerian Agama RI Acara peluncuran program Ekopesantren ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Program Ekopesantren oleh Direktir PD Pontren, Waryono Abdul Ghofur dan Ketua Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional Fachruddin Mangunjaya, di Auditorium Cyber Library, Universitas Nasional, Rabu
Assalamualaikum wr wb Kami dari Pusat Pengajian Islam (PPI) Universitas Nasional melaksanakan acara LAUNCHING PROGRAM EKOPESANTREN Rabu, 15 Juni 2022di Auditorium Cyber Library UNASPukul 10.00 WIB
JOGJAKARTA, PPI UNAS ( 31/5) Sebagai tindak lanjut implementasi Program Ekopesantren, tim Pusat Pengajian Islam (PPI) UNAS, melakukan kunjungan, mengunjungi beberapa tokoh pesantren guna memberikan penjelasan akan adanya Program Ekopesantren yang akan diusung selama 3 tahun ini oleh tim ekopesantren Universitas Nasional. “Kegiatan ini adalaah silaturahim, menemui para tokoh pesantren di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jogjakarta. Untuk menjelaskan seperti apa program ekopesantren yang digagas,” ujar Dr Fachruddin Mangunjaya, yang memimpin kunjungan ke arah Jawa Tengah, DIY dan
Calls for an environmentally conscious form of Islam are growing in Indonesia, as climate change poses enormous ecological challenges for the country. Experts say it could change society’s approach to climate efforts. Following the publication of an alarming report by the Intergovernmental Panel on Climate Change, Indonesia is once again at the center of the global climate debate. As the world’s largest exporter of coal and palm oil, the country has a major impact on the global climate crisis. Yet the
Jakarta (PPI-UNAS) –Dirjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama Prof. Muhammad Ali Ramdhani, menerima tim kerja Program Ekopesantren (Rabu, 24/5). Didampingi Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Dr. Waryono Abdul Gafur,MA. “Sudah lama saya mencita-citakan integrasi agama dan ilmu ilmiah (sains), dan ini saya sangat bersyukur, pesantren dapat memulai dari lingkungan hidup dan menjawab perubahan iklim,” ujar Dirjan Muhammad Ali, menambahkan. Lihat: Islamic Declaration on Global Climat Change Beliau mengakui, kapasitas yang harus diperkuat di dunia pesantren adalah integrasi sains dan
JAKARTA, PPI UNAS (13/4) –Tim Program Ekopesantren mengadakan silaturahim dan konsultasi untuk mendapatkan arahan tentang gagasan program Ekopesantren, yang diusung oleh Tim PPI UNAS. Kunjungan tersebut disambut dengan baik dan antusias, oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dr Alue Dohong, di kantor Taman Arboreturm Manggala Wanabhakti, tidak jauh tempat kerja beliau di Gedung Manggala Wanabhakti. “Saya menyambut baik gagasan ini, karena ini sangat strategis dan impactnya sangat besar. Selain selaras dengan budaya dan kekhasan Indonesia. Ekopesantren,” ujar beliau.










