Jakarta, (Humas UNAS) – Fakultas Biologi dan Pertanian (FBP) bersama Pusat Pengajian Islam (PPI) Universitas Nasional (UNAS) menerima kunjungan delegasi Yayasan Diraja Sultan Mizan (YDSM), Malaysia, dalam rangka Lawatan Kerja Program Ekopesantren Indonesia–Malaysia pada 10–11 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dan pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam pengembangan program pendidikan Islam yang berorientasi pada kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Lawatan kerja diawali dengan kegiatan penyambutan delegasi YDSM di Universitas Nasional pada Senin, 10 Agustus 2026. Delegasi YDSM
REPUBLIKA.CO.ID,IPOH, MALAYSIA – The 8th World Conference on Islamic Thought and Civilization (WCIT 2026) dihelat di Ipoh, Malaysia, pada Selasa-Rabu(21-22/7/2026). Dalam hari kedua yang digelar pada Kamis, sesi Public Health: Hygiene and Sanitation menyoroti kontribusi nilai-nilai Islam dalam memperkuat kesehatan masyarakat. Forum internasional yang mengusung tema “Where Everyone Matters: Pride & Unity in Islam” ini mempertemukan para cendekiawan, ilmuwan, ulama, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara untuk membahas kontribusi pemikiran Islam dalam menjawab tantangan global. Acara ini diresmikan dan dibuka oleh Sultan
Ilustrasi. Para santri Pondok Pesantren Tahfidz Al Musthofa Tebuireng 16 di Desa Wadas, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, menanam pohon. (Sumber: ANTARA/Heru Suyitno) Oleh Wella Andany, Jurnalis KompasTV (sumber tulisan: Website KompasTV) Di tengah ancaman krisis iklim dan ancaman kerusakan lingkungan yang kian nyata, butuh kerja sama menyeluruh tak bertumpu pada kebijakan pemerintah semata. Gema menjaga lingkungan perlu lahir dari elemen masyarakat termasuk institusi pendidikan. Pesantren sebagai salah satu pilar pendidikan tertua di Indonesia memegang posisi yang sangat penting untuk menjaga kelestarian alam. Peran pesantren sangat strategis sebagai
Jakarta (UNAS) – Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI UNAS) dipercaya menjadi implementing partner dalam program Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 skema Norway’s Contribution Tahap 2 dan 3 Periode Ketiga. Keterlibatan ini menegaskan peran UNAS dalam mendukung agenda penurunan emisi gas rumah kaca melalui penguatan pengelolaan lahan berbasis ekopesantren. Penandatanganan kerja sama berlangsung pada Rabu (25/2) di Jakarta. Kegiatan dibuka oleh Ketua Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 yang juga Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Mahfudz, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna mempercepat
Cirebon – Santri dari Pondok Pesantren Ma’had Islamy Kempek di Cirebon menggelar kegiatan pengamatan satwa liar di sekitar lingkungan pesantren pada 6-7 November 2025. Kegiatan ini sebagai upaya pengenalan keanekaragaman hayati (biodiversiti) yang ada di lingkungan pondok pesantren, sekaligus peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2025, bekerja sama dengan Yayasan KEHATI melalui unit Biodiversity Warriors KEHATI (BW-KEHATI). Menurut Direktur Komunikasi dan Kemitraan Yayasan KEHATI, Rika Anggraini, kegiatan ini bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap keanekaragaman hayati
Jakarta (UNAS) – Upaya internasionalisasi dan penguatan perspektif Islam dalam konservasi lingkungan kembali digaungkan di Universitas Nasional (UNAS). PPI UNAS menyambut hangat kunjungan Ulama Lingkungan dari Madinah, Dr. Abdul Hadi al Aofi, dalam agenda penjajakan kerja sama akademik dan riset ekologis yang berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025, di Ruang Pusat Pengajian Islam (PPI) UNAS, Lantai 1. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempertemukan dua perspektif besar ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman dalam konteks konservasi dan perlindungan alam. Kedatangan Dr.






